SMKN 2 Trenggalek Gelar Serangkaian Agenda Besar Unjuk Kreativitas hingga Job Fair Serap Lulusan

Indonesiatodays.net Kepala Sekolah SMKN 2 Trenggalek, Masrur Hanapi, baru saja memimpin serangkaian agenda besar yang melibatkan seluruh siswa sekolah. Kegiatan ini mencakup ajang unjuk kreativitas lintas jurusan, kebugaran fisik, hingga upaya serius menyerap lulusan ke dunia industri.(09/06/26)

Sekolah mengadakan Gelar Karya dengan konsep berbeda. Para siswa didorong menampilkan ide-ide di luar bidang keahlian mereka masing-masing.

Fashion show & passion project Siswa merancang dan menampilkan karya sendiri meskipun sekolah tidak memiliki jurusan tata busana.

Pertunjukan tari Meski tidak memiliki jurusan seni pertunjukan, siswa tetap tampil menari.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengasah otak kanan yang meliputi kreativitas, kebahagiaan, dan inovasi, Menurut pihak sekolah, kebahagiaan memicu hormon epinefrin yang membantu memulihkan flash dan memunculkan ide-ide baru.

Hasilnya, anak-anak bisa membayangkan diri menjadi YouTuber, konsultan, atau profesi baru lain yang tidak sesuai dengan jurusan asal mereka, seperti RPL atau kuliner.

“Ini adalah wujud bahwa hari ini tidak ada batas untuk generasi baru. Saraf anak-anak tidak terbatas. Mereka bisa berkreasi dengan pekerjaan baru yang tidak diajarkan di sekolah,” ujar Kepala Sekolah Masrur Hanapi.

Sekolah sedang dalam proses meningkatkan keterserapan industri. Hingga berita ini diturunkan, jumlah siswa yang sudah terserap mendekati 340 orang (sebelumnya 337). Target sekolah adalah lebih dari 80% siswa sudah bekerja sebelum menerima ijazah.

Job fair mendatangkan 28 industri besar untuk merekrut 2.100 lulusan.

Pelayanan dari Dinas Tenaga Kerja: Pembuatan kartu kuning (AK1) secara gratis bagi pencari kerja, serta pelatihan table manner dan prospek kerja.

Targetnya, baik lulusan tahun ini maupun alumni yang belum terserap dapat bekerja sesuai bidang keahlian hanya dengan sertifikat kompetensi kerja.

“Dengan job fair ini, kami berharap 80% lebih anak-anak diterima sebelum lulus, sebelum menerima ijazah,” tegas Hanafi

Untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan job fair, sekolah mendatangkan Artis Mancanegara Niken Salindri sebagai bentuk hiburan bagi siswa. Tujuannya memberikan ruang bahagia yang merangsang otak kanan.

Saat bahagia (adanya eporia), siswa lebih mudah menciptakan derivat baru atau pekerjaan “buatan” yang tidak sesuai dengan inti kejuruan sekolah. Visi sekolah sebagai lembaga vokasi adalah mengeksplorasi otak kiri (hard skill) dan otak kanan (soft skill & kreativitas) secara seimbang.

Untuk sementara, rangkaian kegiatan ini bersifat internal sekolah. Pihak sekolah mengaku perlu koordinasi ekstensif jika ingin membuka untuk eksternal. Namun, tahun depan dimungkinkan ada acara bersama dengan sekolah lain dalam Gelar Mata Acara Eksternal.

Dengan seluruh rangkaian ini gelar karya, fun run, job fair, dan hiburan sekolah berharap lulusan SMKN 2 Trenggalek tidak hanya siap kerja, tetapi juga kreatif, bugar, dan mampu menciptakan peluang baru di masa depan.

“Kita harus tumbuhkan kebahagiaan di otak kanan. Di situ akan muncul ide-ide baru yang menjadi pekerjaan,” pungkas Masrur Hanapi.
(hari)

Penulis: HariyadiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *