Trenggakek indonesiatodays .net Novita Hardini, SE., ME., anggota DPR RI Dapil VII Jatim, sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek luncurkan buku “Bising dan Hening” dalam kegiatan TGX Woment Summit. Kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.
“Bising dan Hening” sendiri merupakan sebuah buku perjalanan beberapa perempuan yang berhasil melewati ujian hidupnya. Merasa perlu meluncurkan di moment yang tepat, Novita berharap bukunya bisa menjadi pembelajaran bagi perempuan untuk bisa melewati masalah hidupnya, karena perempuan hebat ini yakin yang bisa menasehati diri kita adalah diri kita sendiri.
Terkait peluncuran buku “Bising dan Hening”, Founders UPRINTIS Indonesia itu menambahkan, “karena saya anak muda dan saya adalah perempuan yang kebetulan mendapatkan amanah di Komisi VII, sehingga saya harus menyalakan stimulasi-stimulasi yang kreatif bagi anak-anak muda kita,” ucapnya.
Bagaimana kita menjadikan setiap perjuangan hidup itu menjadi karya. Maka buku ini menjadi simulasi bagi seluruh perempuan untuk bisa berkarya melalui tulisannya. Karena ini juga bisa menjadi memoar yang yang berbicara tentang apa yang selama ini mungkin tidak bisa dibicarakan.
Bukunya tentang historikal story seluruh perempuan-perempuan yang telah melewati berbagai ujian. Dimana cara mereka melewati dan apa yang menjadi pemikiran-pemikiran mereka yang mereka tuangkan dalam buku ini.
“Pesan yang ingin saya sampaikan pada buku ini bahwa terkadang dalam hidup yang mampu menasehati diri kita adalah diri kita sendiri. Maka ketika seseorang menuliskan ke dalam sebuah tulisan. Kemudian menemu kenali tulisannya sendiri 2 tahun atau 5 tahun mendatang, saya berharap siapapun yang menulis dalam buku ini, mereka akan menjadikan buku ini sebagai nasehat yang paling baik di masadepan mereka,” tandas perempuan yang menjadi anggota Komisi VII DPR RI itu.
Selain peluncuran buku dalam kegiatan TGX Woment Summit yang digelar di Gedung Bioskop NSC itu juga menayangkan bebebrapa karya sineas anak muda berbakat Kabupaten Trenggalek. 1 film dokumenter dan juga film animasi karya anak lokal di tayangkan dalam kegiatan ini.
Mengenai film Novita menambahkan, Trenggalek dengan ekonomi kreatifnya juga hari ini sudah mulai menunjukkan geliat yang positif. Karena banyak sekali anak-anak muda yang berbakat yang saya jumpai. Bahkan bukan di Trenggalek, mereka dari Trenggalek tapi malah saya jumpai dari Jogja dan kota kota lainnya. Dan karya-karyanya itu sudah sangat-sangat bagus di kancah nasional.
Sehingga ada beberapa project, saya sebagai ibu punya masyarakat Trenggalek ingin mewadahi seluruh masyarakat yang punya talent-talent ini untuk membuat sebuah karya. Baik berupa buku dan buku ini saya juga menggandeng seluruh perempuan-perempuan penulis yang ada di Kabupaten Trenggalek.
“Nanti film juga, saya menggandeng talent-talent dari Kabupaten Trenggalek. Dan juga nanti Insya Allah nanyi saya akan laksanakan di tahun ini ada Workshoop atau Boot Camp dari Emtek untuk bisa melatih seluruh konten-konten kreator yang ada di Kabupaten Trenggalek,” tutupnya. (Bd)












