TRENGGALEK – indonesiatodays.net Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), simpatisan petani pemasok bahan pangan, pelaku UMKM, serta asisten lapangan SPPG menggelar aksi simpatik di depan Gedung DPRD Trenggalek, Senin (22/07/2026). Aksi yang dipimpin oleh Imam Waldy tersebut bertujuan menyuarakan dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dan seluruh dapur SPPG dapat terus beroperasi demi memberikan manfaat bagi masyarakat.
Aksi yang diinisiasi oleh Paguyuban Mitra MBG Trenggalek ini juga mendapat dukungan dari Ormas Progib DPC Trenggalek dan Srikandi, yang turut berbaur bersama massa dalam menyampaikan aspirasi. Para peserta aksi membawa berbagai poster dan spanduk yang berisi dukungan terhadap program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran tersebut.
Dalam orasinya, Imam Waldy menyampaikan tiga tuntutan utama yang menjadi aspirasi peserta aksi yaitu Melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Membersihkan Program MBG dari praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang, Melibatkan UMKM lokal dalam pelaksanaan program MBG.
Menurut panitia, jumlah peserta aksi mencapai ribuan orang yang terdiri dari relawan dapur SPPG, asisten lapangan, petani pemasok bahan pangan, pelaku UMKM, serta masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
Ketua Progib DPC Trenggalek, Budiono, menyatakan dukungan penuh terhadap keberlangsungan Program MBG dan operasional dapur-dapur SPPG di Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, keberadaan dapur SPPG tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Progib DPC Trenggalek mendukung penuh agar Program MBG tetap berjalan dan dapur-dapur SPPG terus beraktivitas. Kehadiran dapur SPPG telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Trenggalek, terutama dalam mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan relawan dan pekerja, serta membuka akses pasar bagi para petani dan pemasok bahan pangan lokal,” ujar Budiono.
Ia menambahkan bahwa manfaat Program MBG telah dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para siswa yang memperoleh asupan gizi melalui program makan gratis sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
“Jangan kaitkan program ini dengan kepentingan politik praktis. Ini murni tentang manfaat yang dirasakan masyarakat. Kami akan terus mengawal dan mendukung agar Program MBG tetap berjalan demi kepentingan rakyat,” tegas Budiono.
Aksi simpatik berlangsung tertib dan damai dengan harapan aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian para pemangku kebijakan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara transparan, bersih, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.(har)












