Program Sapa Bansos plt Ahmad Baharudin Dampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

TULUNGAGUNG, indonesiatodays.net Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program Sapa Bansos yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Kamis (14/5/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kegiatan itu, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat jaring pengaman sosial.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung sangat penting dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kehadiran Ibu Gubernur secara langsung di tengah masyarakat menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap kesejahteraan warga Tulungagung,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia juga mengapresiasi para pilar sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan, seperti TKSK, Tagana, SDM PKH, hingga tim Jatim Social Care.

“Khusus untuk para pilar sosial seperti TKSK, Tagana, SDM PKH, dan Jatim, teruslah semangat menjadi ujung tombak pelayanan sosial demi kesejahteraan warga,” katanya.

Kegiatan Sapa Bansos 2026 dihadiri sekitar 350 peserta dan penerima manfaat dari berbagai kalangan. Bantuan diberikan kepada penerima PKH Plus, ASPD, Putri Jawara, Kelompok Ekonomi, Zakat Produktif, Jatim Puspa, hingga anak yatim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Tulungagung, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Tulungagung, Bank Jatim Cabang Tulungagung, serta para pendamping sosial.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial merupakan bagian dari amanat konstitusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu mengalokasikan anggaran demi kepentingan rakyat dengan memperkuat sinergi antara program pusat, provinsi, hingga kabupaten agar saling melengkapi.

“Pemimpin yang baik adalah yang mampu membelanjakan anggaran daerah dan negara untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: RedEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *