TRENGGALEK,Indonesiatodays.net – Kembali Kecamatan Watulimo, Trenggalek di desa Sawahan digelar event International Durio Festival. Durian merupakan kekayaan satu satunya buah yang memiliki rasa legit yang menjadi idola berbagai kalangan masyarakat.
Festival durian Trenggalek tahun ini mengambil tema tumpeng durian. Durian ditata rapi sehingga membentuk sebuah tumpeng yang jumbo dan ada tumpeng mini yang dibawa keliling kampung.
Tumpeng durian tersebut usai acara seremoni dibagikan kepada para Pengunjung Festival Durian. Tentu sangatlah wajar jika pengunjung rela menunggu kepanasan untuk sekedar kebagian durian gratis dari Petani Desa Sawahan, Watulimo yang memiliki rasa khas dibandingkan dengan durian lainya.
Salah satu Warga yang terlibat langsung dalam Festival Durian 2024, Jaed Jaidzi mengungkapkan kekagumannya. Meski dirinya asal Kecamatan Watulimo tetap kagum dengan kemeriahan festival itu.
“Tahun ini cukup meriah, sebenarnya tahun sebelumnya juga ada festival seperti ini tapi tidak ada tumpengnya,” ungkapnya saat dikonfirmasi Indonesiatodays, Minggu 21/4/2024 di lokasi Festival.
Festival durian tersebut mulanya bakal dilangsungkan dengan panen raya. Sayangnya, panen raya durian tiba bersamaan bulan puasa Ramadhan 1445 H/2024 M, sehingga harus di undur.
“Saya selaku warga setempat merasa senang dengan agenda ini karena dalam Festival Durian Trenggalek tahun 2024 semua pengunjung dari luar wilayah juga kebagian durian,” paparnya.
Dalam festival tersebut juga dihadiri Forkopimda Trenggalek. Nampak Mochamad Nur Arifin Bupati Trenggalek cukup menghayati dalam agenda festival durian yang diselenggarakan.
“Alhamdulilah acaranya berjalan lancar dan terimakasih atas support semua pihak, dan layak untuk dikembangkan dalam setiap tahun panen raya,” kata Bupati Gus Ipin (mj)












