TRENGGALEK indonesiatodays.net Hasil pekerjaan pembangunan Teras Pengaman Jalan (TPJ) di Desa Pucung Anak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, yang dilaksanakan oleh PT Moderna Blitar, menuai dugaan penyimpangan kualitas. Diduga adukan semen dan pasir pada konstruksi bangunan tidak tercampur dengan baik, sehingga dikhawatirkan kekuatan dan mutu hasil pekerjaan tidak maksimal serta tidak memenuhi standar yang ditetapkan.
Untuk mengonfirmasi dugaan tersebut, awak media telah dua kali mendatangi Kantor Perwakilan Balai Besar Trenggalek guna menemui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 23 selaku pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan. Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan maupun ketersediaan pihak PPK untuk memberikan keterangan.
Pihak staf Balai Besar sudah menyampaikan bahwa informasi dan kedatangan awak media telah disampaikan kepada PPK yang bersangkutan, namun sampai batas waktu penulisan berita belum ada respons yang diberikan.
“Kami sudah dua kali datang untuk menemui PPK 23, namun hingga kini belum pernah ditemui. Kami merasa upaya konfirmasi ini kurang dihargai,” ungkap awak media.
Ketidak terbukaan informasi ini diharapkan dapat menjadi catatan dan bahan perbaikan bagi instansi terkait ke depannya agar lebih transparan dan responsif terhadap pengawasan pembangunan. Lebih lanjut,
awak media menyampaikan bahwa dugaan ketidaksesuaian kualitas pekerjaan ini telah dilaporkan melalui jalur Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada pihak Kejaksaan untuk di tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.(team)












