Ratusan Kader NasDem Trenggalek Gelar Aksi Damai, Tolak Pemberitaan yang Dinilai Hina Surya Paloh

Indonesiatodays.net. l Ratusan kader dan pengurus Partai NasDem Kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan kantor DPD NasDem setempat, Aksi ini sebagai bentuk respons terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menghina dan melecehkan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif itu dihadiri langsung oleh Ketua DPD NasDem Kabupaten Trenggalek, Irfan Nur Ropik, beserta jajaran pengurus DPD, DPC, dan kader dari seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Para peserta aksi membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan serta seruan menjaga marwah partai.

Dalam orasinya, Irfan Nur Ropik menegaskan bahwa aksi damai ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kader terhadap kehormatan partai dan pimpinan tertinggi.

“Kami hadir di sini untuk menyampaikan sikap tegas atas pemberitaan yang kami nilai tidak berimbang dan mencederai kehormatan Ketua Umum serta kader Partai NasDem. Ini adalah bentuk loyalitas kami,” ujarnya.

Sepuluh Poin Tuntutan Kader NasDem Trenggalek

Selain menyuarakan aspirasi, massa aksi juga membacakan sepuluh poin tuntutan yang menjadi sikap resmi kader NasDem Trenggalek, yakni:

1. Menjaga harga diri Partai NasDem Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur
2. Menegaskan loyalitas tanpa syarat kepada partai dan pimpinan
3. Menolak segala bentuk serangan terhadap Ketua Umum dan kader, termasuk yang menyeret pihak lain seperti Partai Gerindra
4. Mengajak masyarakat Jawa Timur memahami realitas yang terjadi
5. Menolak framing berita yang dinilai murahan dan tidak objektif
6. Menuntut ditegakkannya etika jurnalistik
7. Menegaskan bahwa NasDem adalah gerakan yang tidak bisa dipertanyakan komitmennya
8. Menguatkan suara NasDem Jawa Timur
9. Menyampaikan tuntutan secara tegas kepada pihak terkait
10. Menegaskan kecintaan terhadap Ketua Umum dan Partai NasDem

Berlangsung Damai dan Diamankan Aparat

Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar situasi tetap kondusif serta tercipta iklim demokrasi yang sehat dan beretika.

Para kader berharap, ke depan media dapat lebih mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional, berimbang, serta tidak menimbulkan polemik yang berpotensi memecah belah persatuan.( har)

Penulis: HrEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *