TRENGGALEK – Semangat gotong royong kembali terlihat di kawasan Jalan Manik Oro, Desa Karangrejo, Kampak, Trenggalek, dimana warga bersama-sama dengan Tiga Pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah) dan warga melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan yang tertutup rimbunan tanaman.
Kegiatan kerja bakti yang berlangsung pada Minggu pagi (7/9/2025) ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karangrejo, Bapak Purwadi, bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Puluhan warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembersihan ini.
“Jalan ini sudah lama tertutup rimbunan tanaman yang tumbuh liar, sehingga mengganggu aspal apalagi saat musim penghujan. Hari ini kita bersama-sama membersihkannya pohon-pohon yang rimbun menutupi jalan ,” ujar Purwadi.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini, warga bergotong royong membersihkan dan memangkas dahan-dahan yang menutupi jalan, serta mengangkut sampah organik hasil pembersihan. Peralatan seperti sabit, gunting tanaman, dan gerobak sampah disiapkan oleh warga setempat dengan dukungan Kelurahan.
Bhabinkamtibmas desa Karangrejo Galih mengapresiasi antusiasme warga dalam kegiatan ini.
“Alhamdulillah partisipasi warga sangat baik. Mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, sampai pemuda-pemudi ikut turun tangan. Ini membuktikan bahwa semangat gotong royong masih hidup di masyarakat kita,” katanya.
Sementara itu, Babinsa Karangrejo menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Kami dari TNI siap mendampingi warga dalam setiap kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Hasil kerja bakti yang berlangsung sekitar 3 jam ini cukup memuaskan. Jalan sepanjang 200 meter yang sebelumnya tertutup rimbunan kini kembali bersih semoga aspal menjadi awet.
Bhabinkamtibmas berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala.
“Kebersihan dan keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga bersama-sama lingkungan kita agar tetap asri dan nyaman untuk ditempati,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian konsumsi kepada seluruh peserta kerja bakti dan rencana untuk melakukan kegiatan serupa setiap bulan di lokasi-lokasi lain yang membutuhkan












