Wabup Trenggalek: Tekankan Keseriusan Dalam Menjaga Cagar Budaya

Indonesiatodays – Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara mengakui minimnya perhatian terhadap kekayaan budaya daerah, baik cagar budaya atau lainnya yang dimiliki Kabupaten Trenggalek.

Menurutnya, sejumlah objek budaya yang bernilai sejarah tinggi mulai luput dari perhatian akibat keterbatasan anggaran dan kurangnya kesadaran akan pentingnya pelestarian.

“Seharusnya apa yang menjadi kekayaan kebudayaan Trenggalek memang harus kita beri perhatian lebih. Kita menyadari, dari sisi pemerintah memang masih kurang dalam memperhatikan kekayaan budaya,” ujarnya, Senin (29/4/2025).

Ia menyebutkan bahwa salah satu langkah konkret yang diharapkan dapat segera direalisasikan adalah pendirian museum atau sejenisnya.

Keberadaan Prasasti Kamulan di halaman Pendopo Kabupaten menjadi titik awal penting dalam upaya memperkuat identitas sejarah Trenggalek.

“Kita sudah punya prasasti yang menjadi tonggak penanggalan sejarah Kabupaten Trenggalek. Kita coba lengkapi, agar sejarah ini bisa tersusun utuh,” lanjutnya.

Wabup Syah juga mengakui adanya polemik seputar pemberian ganti untung kepada penemu prasasti. Persoalan tersebut menurutnya muncul akibat keterbatasan anggaran, sehingga menimbulkan ketidaksesuaian harapan di lapangan.

“Karena anggaran terbatas, akhirnya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Seharusnya hal ini bisa ditanggulangi. Ke depan, kita anggarkan khusus untuk penyelamatan benda cagar budaya,” tegasnya.

Terkait inventarisasi, ia mengakui bahwa prosesnya sudah berjalan, namun saking banyaknya temuan benda prasejarah di Trenggalek membuat perhatian terhadap masing-masing temuan menjadi kurang maksimal.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah penyelamatan, termasuk pemulangan Prasasti Kamulan dari Tulungagung, hingga ekskavasi Situs Gondang di Kecamatan Tugu.

“Sebenarnya beberapa tahun terakhir ini kita sudah cukup banyak melakukan penyelamatan benda cagar budaya. Tinggal bagaimana konsistensinya kita jaga dan ditingkatkan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *