INDONESIATODAYS – Duel maut hidup mati antara Tim Sepak Bola Trenggalek melawan Kediri di ajang Porprov Jawa Timur 2025 Zona 5 berakhir tanpa gol, Minggu (26/05/2025). Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi kedua tim saling jual beli serangan, sekalipun sampai peluit panjang dibunyikan kedua tim gagal mencetak gol.
Dari pantauan Indonesiatodays, duel di lapangan berlangsung cukup menegangkan sejak babak pertama. Serangan silih berganti dilancarkan kedua tim, namun penyelesaian akhir menjadi kendala utama yang membuat papan skor tak berubah.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan memanas. Berawal ketika pelatih tim Kediri protes cukup keras yang tidak terima dengan keputusan wasit. Insiden tersebut memicu wasit mengganjar kartu merah dan mengusirnya keluar dari area bangku cadangan. Hal tersebut membuat pelatih tim Kediri murka dan mengejar wasit. Namun dengan kesigapan tim Panpel insiden tersebut bisa dikendalikan dan pertandingan diteruskan hingga menit akhir.

Namun meskipun tim Trenggalek gagal menang, Manajer Tim Sepak Bola Trenggalek, Nur Efendi, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan anak-anak bermain maksimal. Meskipun draw 0-0 melawan Kediri dan tim Trenggalek menempati posisi 3 terbaik dan lolos ke babak berikutnya, kita memiliki poin yang sama dengan tim Tulungagung,” ujar Nur Efendi kepada beberapa awak media usai laga.
Ia menambahkan, dari sisi produktivitas, Trenggalek memiliki selisih gol unggul dibanding Kediri.
“Selisih gol kan kita satu. Sebenarnya banyak peluang saat bermain dengan Kediri, tapi anak-anak belum bermain tenang untuk eksekusi,” terangnya.

Terkait pertandingan yang digelar tanpa kehadiran penonton, Efendi menyebut hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap performa tim. Namun evaluasi tetap akan dilakukan ke depan untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. (mj)












