Wabub Trenggalek Pimpin Upacara Hari Jadi Provinsi ke – 78

Syah Muhammad Natanegara, Wakil Bupati Trenggalek

Trenggalek, indonesiatodays.net – Pemerintah Kabupaten Trenggalek dengan penuh semangat menggelar apel pasukan hari ini, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur. Upacara berlangsung dengan meriah di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, yang dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jatim di Trenggalek adalah Syah Muhammad Natanegara, Wakil Bupati Trenggalek. Dalam pidatonya, beliau dengan tulus menyampaikan kata-kata selamat atas diperingatinya hari jadi Provinsi Jawa Timur. “Diharapkan olehnya di ulang tahun ke-78 ini, Provinsi Jatim semakin jaya,” kata Mas Syah dengan antusiasme yang tak terbatas.

Sejarah panjang Provinsi Jawa Timur ternyata menggambarkan perjalanan yang luar biasa. Dari sumber-sumber epigrafis seperti Prasasti Dinoyo, kita tahu bahwa sejak abad ke-8, tepatnya pada tahun 770, Jawa Timur telah memiliki satuan pemerintahan, yaitu Kerajaan Kanjuruhan di Malang. Hingga saat ini, situs ini masih menjadi perdebatan yang menarik di kalangan sejarawan.

Kemudian, pada abad ke-10, Jawa Timur mengalami fase baru. Awalnya merupakan wilayah pinggiran dari Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah, provinsi ini kemudian menjadi pusat kekuasaan berbagai kerajaan, seperti Medang (937-1017), Kahuripan (1019-1049), Daha-Janggala (1080-1222), Singasari (1222-1292), dan Majapahit (1293-1527). Dalam konteks ini, Mpu Shendok (929-947) adalah tokoh yang sangat berjasa dalam meletakkan dasar-dasar pemerintahan di Jawa Timur.

Selama era kolonial, Hindia Belanda menerapkan politik imperialisme modern dengan membentuk Pemerintahan Provinsi Jawa Timur pada tahun 1929. Struktur pemerintahan, wilayah, dan birokrasi yang dibentuk pada saat itu tidak jauh berbeda dengan yang ada sekarang.

Namun, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia mulai mengatur ulang kehidupan kenegaraan. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada tanggal 19 Agustus 1945, Provinsi Jawa Timur dibentuk oleh PPKI, dan para Gubernurnya ditentukan. R.M.T. Soerjo, yang kala itu menjabat sebagai Residen Bojonegoro, menjadi Gubernur Jawa Timur yang pertama. Pelantikan R.M.T. Soerjo pada tanggal 5 September 1945, menandai awal dari mekanisme Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan perjalanan sejarah yang menggugah semangat ini, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2007 kemudian diterbitkan. Peraturan ini menetapkan tanggal 12 Oktober sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, sebuah momen yang membangkitkan kebanggaan dan semangat bagi semua warga Jawa Timur.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur di Trenggalek tidak hanya menjadi penghormatan kepada sejarah yang kaya, tetapi juga menjadi panggilan untuk terus memajukan dan menjaga kejayaan Provinsi Jawa Timur ke depannya. Sebuah hari yang penuh makna untuk seluruh masyarakat Jawa Timur.

Source : Prokopim Trenggalek

Penulis: LendraEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *