TRENGGALEK, Indonesiatodys.net – Pasca Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 aroma pemilihan kepala daerah ( Pilkada) khususnya Pemilihan Bupati dan wakil Bupati mulai tercium oleh masyarakat.
Terbukti salah seorang Pemuda Kecamatan Kampak, Trenggalek yang hobi musik Didik Haris Setiaji yang akrab disapa dengan Kodeh saat dijumpai beberapa awak media mengatakan, demi tercapainya demokrasi yang ideal dalam proses pemilihan apapun calon harusnya tidak cuman satu pasang termasuk rencana pemilihan Bupati dan wakil Bupati Trenggalek.
Saat disinggung soal calon siapa yang layak untuk maju Bupati Trenggalek dalam Pilkada tahun 2024 ini
Kodeh sapaan akrabnya dengan lantang menyampaikan, Kami melihat dari beberapa pemberitaan baik di medsos ataupun media online Pak Obeng, sosok yang begitu keras dan tajam dalam mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat.
“Beliau layak dan cocok untuk memimpin Trenggalek ke depan,” ucap Kodeh kepada beberapa awak media, Sabtu (9/3/24), sore.
Masih menurut Kodeh dilain pihak, infrastruktur trenggalek utamanya jalan banyak yang hancur, perlu sosok yang berani mengedepankan skala prioritas dalam menentukan anggaran.
“Dan Saya meyakini Pak Obeng akan mampu dalam menempatkan anggaran berdasarkan skala prioritas dan kemendesakan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Di lihat dari sikap kritisnya tentu dalam menentukan anggaran tidak hanya fokus kegiatan seremonial yang dari sisi manfaat kurang menyentuh langsung kepada kebutuhan masyarakat.
“Sosok yang punya keberanian seperti Pak Obeng menurut kami sangat cocok untuk memimpin Trenggalek ke depan agar arah kebijakan pemerintah benar-benar mengedepankan kebutuhan masyarakat,” tegasnya
Secara pribadi saya belum pernah ketemu dan bertatap muka dengan yang namanya Pak Obeng, hanya tau dari beberapa media saat kekeh memperjuangkan hak rakyat.
“Satu hal yang menurut saya luar biasa terhadap Pak Obeng, saat menolak keras terhadap kenaikan tarif rumah sakit, benar – benar itu memperjuangkan rakyat dan rakyat serta partai politik tidak salah jika mendukung Beliau menjadi Bupati Trenggalek,” tandasnya.
Di pihak lain Abah Rusdi tokoh Agama desa Ngares Trenggalek juga mendukung jika dalam pemilihan Bupati Trenggalek nanti calon tidak hanya satu.
“ Ndak usah dihiraukan suara angin, Lek kae tetap magang opo ono sing wani nandingi (Jika Dia masih mencalonkan apa ada yang berani melawan) itu Suara angin yang tidak jelas asal muasalnya Ndak usah dihiraukan,” kata Abah Rusdi.
Saat disinggung soal peluang Pak Mugianto anggota DPRD Trenggalek dari Partai Demokrat, Abah Rusdi mengatakan secara pribadi belum pernah diajak bicara soal Beliau mau mencalonkan Bupati.
“Ya temui saya dulu maunya apa baru saya bisa dukung,” ucapnya sambil tertawa khas Abah Rusdi.
Jujur iya ada beberapa Bupati yang mau mencalonkan dulu datangi saya, semua saya tanya maunya apa.
“Walaupun maunya sampai saat ini juga tidak direalisasi,” tutup Abah Rusdi sambil ketawa. (mj)












