TRENGGALEK, Indonesiatodays.net – Prihatin terhadap pendidikan politik di Trenggalek yang masih minim, dua sosok kelahiran asli Trenggalek (Cahyo Hariadi dan Suripto) siap berkompetisi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2024 melawan petahana lewat jalur independen.
Pasalnya hingga saat ini di kota Trenggalek belum ada satupun tokoh ataupun kader partai yang siap melawan petahana. Semua berlomba-lomba mencari perhatian petahana ( Muhammad Nur Arifin) untuk dipinang mendampinginya.
“Bagi kami disaat hiruk -pikuk pilkada di Trenggalek mulai digaungkan oleh berbagai kalangan, semua nyaris ciut nyalinya melawan petahana. Semua ingin menjadi wakil, kami menilai ini sesuatu yang tidak sehat dalam kultur demokrasi di Trenggalek,” ucap Cahyo Hariadi Calon Independen, Senin 13/5/2024.
Dari situlah Kami berdua terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam memberikan pendidikan politik terhadap generasi penerus di Trenggalek.
“ Itulah spirit kami berdua dan hal tersebut harus kita dobrak demi Trenggalek punya nyali untuk melakukan perlawanan demi membangun budaya baru di Trenggalek,” katanya.
Lebih lanjut Cahyo menyampaikan terlepas dari itu semua Trenggalek perlu adanya sebuah perubahan dalam segala hal.
“Seperti kami menilai saat ini program pemerintah masih menitikberatkan dengan sebuah jargon yang terlalu berlebih,” terangnya.
Trenggalek butuh bukti nyata untuk menyikapi semua permasalahan yang ada, baik bidang Pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan ekonomi bukan sekedar jargon saja.
“Insyaallah jika seluruh teman-teman muda yang telah memotivasi mendukung sepenuhnya semua itu akan bisa terlaksana,” pungkasnya.
Pewarta: Hr
Editor: Redaksi












