Rayakan HUT ke-24, Demokrat Trenggalek Terjun Langsung Bantu Rakyat Kecil

TRENGGALEK – Saat banyak partai politik sibuk dengan retorika dan janji-janji kosong, Partai Demokrat Trenggalek memilih aksi nyata. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 pada Selasa (9/9/2025), mereka turun langsung ke jalan membagikan 300 paket sembako kepada ojek online, tukang becak, dan masyarakat menengah ke bawah.

“Ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin HUT Demokrat benar-benar bermakna bagi rakyat yang membutuhkan,” tegas Ketua DPC Demokrat Trenggalek Mugianto, Rabu (10/9/2025).

Dari Rumah Pribadi hingga Gedung Partai, Soliditas Terbangun

Kegiatan dimulai Senin (8/9/2025) di rumah pribadi Mugianto dengan pembagian sembako bersama Mas Ibas. Sasaran mereka sangat spesifik – para pekerja informal yang paling merasakan dampak ekonomi: ojek online, ojek pangkalan, dan tukang becak.

Puncak acara berlanjut di gedung DPC Demokrat Trenggalek dengan nuansa yang lebih khidmat. Dibuka dengan Khotmil Qur’an, 24 anak yatim piatu menerima santunan langsung dari tangan para kader dan anggota DPRD Demokrat, didampingi Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 14 kecamatan se-Trenggalek.

 

Memberikan Solusi, Bukan Sekadar Janji

Majelis Pertimbangan Cabang (MPC) DPC Demokrat Trenggalek Lamuji memberikan pesan tegas kepada seluruh kader:

“Jargon kami sederhana – memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ketika rakyat susah, Demokrat hadir dengan solusi nyata, bukan janji-janji politik belaka.” Ucapnya

Lamuji juga menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Trenggalek, jauh dari hiruk pikuk politik praktis yang kerap melupakan rakyat kecil.

 

Bertepatan dengan Ulang Tahun SBY

Momentum peringatan HUT Demokrat ke-24 ini semakin berkesan karena bertepatan dengan ulang tahun Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang genap berusia 76 tahun, menambah semangat juang para kader dalam melayani masyarakat.

“Kami mohon doa agar Partai Demokrat terus diberkahi, tetap amanah dan solid dalam membangun kesejahteraan masyarakat Trenggalek,” tutup Lamuji dengan penuh harap.

Aksi sosial sederhana ini menjadi bukti bahwa politik tidak selalu tentang panggung besar, tapi tentang kepedulian nyata kepada sesama.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *