Prestasi Gemilang Bupati Trenggalek dalam Jambore Kehutanan Sosial Jawa Timur 2023

Trenggalek, indonesiatodays.net – Pada pembukaan Jambore Kehutanan Sosial Jawa Timur di Ubaya Training Center, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, disanjung dan diberikan penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan, fasilitasi, dan pendampingan yang luar biasa dari Bupati muda ini terhadap pengembangan usaha dan perizinan produk kelompok tani hutan di wilayahnya.

Penghargaan tidak hanya diraih oleh Bupati, tetapi juga oleh Gapoktan Hutan Laskar Bumi dan CDK Trenggalek. Laskar Bumi berhasil meraih juara 2 dalam kategori Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan nilai transaksi ekonomi terbesar di Jawa Timur. Di sisi lain, CDK Trenggalek memperoleh juara 3 dalam kategori kelompok perhutanan sosial dengan komoditas biji kopi terbaik di Jawa Timur. Semua penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur pada pembukaan Jambore Perhutanan Sosial Daerah, yang kabarnya merupakan acara pertama kali di Tanah Air.

Ketika ditanya mengenai prestasi tersebut, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dengan rendah hati menyampaikan, “Saya ini hanya merasakan berkah, bahwa masyarakat saya sangat luar biasa dalam mengelola hutan. Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu Kabupaten dengan pengelolaan kehutanan sosial terbaik, hutannya lestari, dan ekonominya berjalan dengan baik.”

Pria muda ini juga menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi semangat baru bagi mereka. “Ini menyemangati kami, bahwa melestarikan lingkungan tidak harus mengorbankan nilai ekonomi. Salah satunya, Laskar Bumi membuktikan sebagai salah satu kelompok tani hutan dengan nilai ekonomi tertinggi di Jawa Timur. Komoditas kopi, sebagai salah satu komoditas kehutanan dari Trenggalek, juga terbaik di Jawa Timur. Saya mengucapkan selamat kepada mereka,” imbuhnya.

Bupati Trenggalek, yang berhasil memborong tiga gelar sekaligus, berkomitmen untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah dijalankannya. Selain itu, ia juga bercita-cita menjadikan Trenggalek sebagai kabupaten net zero karbon city pada tahun 2045. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama DPRD tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan giat mendorong Trenggalek menuju status net zero karbon city di tahun 2045.

“Nanti peran kehutanan menjadi sangat penting. Tidak hanya sebagai penyedia oksigen, tetapi juga diharapkan dapat menyumbang pada ekonomi berkelanjutan bagi Kabupaten Trenggalek,” tutupnya dengan optimisme.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi prestasi bagi Bupati Trenggalek dan kelompok-kelompoknya, tetapi juga memberikan inspirasi dan teladan bagi daerah lain dalam menjalankan kebijakan kehutanan sosial yang berkelanjutan.

Penulis: LendraEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *