TRENGGALEK, Indonesiatodays.net – Perayaan Idul Adha terasa meriah di desa Karangrejo, Kampak Trenggalek. Gema takbir berkumandang di sepanjang jalan protokol desa, Selasa 18/6/2024 malam.
Agendakan untuk takbir keliling di malam tasyriq dikandung maksud untuk mempertajam Syi’ar Islam lewat Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’ dan menjaga rasa Persatuan dan Kesatuan antar Santri.
Selain itu juga untuk meneladani Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, sehingga santri rela berkurban untuk kemaslahatan Ummat.

“Kenapa dilaksanakan tidak malam hari raya Idul Adha, pernah diadakan malam idul Adha, tapi sangat berdampak pada keramaian di Masjid Musholla masing masing,” ungkap Muhammad Zainul Fuad koordinator kegiatan takbir,
Zen sapaan akrabnya mengatakan, Sehingga kita geser di malam Tasyriq dengan harapan supaya malam Id masjid Musholla tetap ramai, dan malam ini pun masih mendapat kesunnahan Takbiran.
Lebih lanjut Zen menjelaskan, Takbir Idul Adha merupakan ucapan-ucapan pujian dan doa yang dilantunkan di hari raya Idul Adha. Takbir ini biasanya dikumandangkan mulai dari malam hari sebelum Hari Raya Idul Adha hingga beberapa hari setelahnya.

Mengutip laman NU Online, saat perayaan Idul Adha umat muslim disunahkan untuk menghidupkan malam hari raya dengan ibadah. Salah satu kesunahannya adalah mengumandangkan takbir.
“Hal ini sebagaimana termaktub dalam kitab Raudlatut Thalibin bahwa disunahkan mengumandangkan takbir pada malam hari raya mulai terbenamnya matahari,” terangnya
Zen menambahkan dalam kitab Fathul Qarib al-Mujib oleh Syekh Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim as-Syafi’i menyebutkan bahwa takbir pada hari raya Id terbagi menjadi dua macam. Takbir tersebut terdiri dari Takbir Mursal dan Takbir Muqayyad.
Takbir Mursal
Waktu takbir mursal tidak mengacu pada jadwal sholat, artinya tidak diharuskan dibaca setelah menjalankan shalat fardhu dan sunnah. Takbir mursal dapat dilafalkan kapan pun dan di mana pun berada.
Pembacaan takbir ini disunnahkan mulai dari terbenamnya matahari di malam Id, hingga imam melakukan takbiratul ihram pada pelaksanaan shalat Idul Adha. Takbir ini dapat dibaca pada malam Idul Adha hingga sebelum shalat Idul Adha.
Takbir Muqayyad
Berbeda dengan takbir mursal, takbir muqayyad merupakan takbir yang memiliki waktu khusus pada pelaksanaanya. Waktu Takbir Muqayyad diucapkan setelah menjalankan shalat, baik fardhu dan sunnah.
Waktu pembacaannya adalah dimulai setelah pelaksanaan sholat subuh di hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah. Akhir pembacaannya yakni dilaksanakan hingga sholat Ashar, akhir hari tasyrik 13 Dzulhijjah.
Masih menurut Zen, melihat penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan pelaksanaan membaca takbir pada Idul Adha 2024 terhitung 5 hari mulai Subuh tanggal 9 Dzulhijjah atau 16 Juni hingga 13 Dzulhijjah atau 20 Juni 2024 setelah shalat Ashar.
“Takbir Mursal Idul Adha 2024 pada malam 10 Dzulhijjah: 17 Juni 2024.
Takbir Muqayyad Idul Adha 2024 9-13 Dzulhijjah: 16-20 Juni 2024,” pungkasnya.
Pewarta: Har
Editor : Tim Indonesiatodays












