Megahnya Perayaan Hari Jadi ke-829 Kabupaten Trenggalek, Bibit Harapan dan Kejayaan Tumbuh Bersama

Tarian Tradisional yang begitu memukau. foto : lendra indonesiatodays.net
WhatsApp Image 2023-08-31 at 20.03.30
WhatsApp Image 2023-08-31 at 20.01.59
WhatsApp Image 2023-08-31 at 20.01.48
WhatsApp Image 2023-08-31 at 20.00.54
WhatsApp Image 2023-08-31 at 20.00.28
WhatsApp Image 2023-08-31 at 20.00.12
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.58.35
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.58.01
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.57.26
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.57.02
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.56.35
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.55.39
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.55.08
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.54.32
WhatsApp Image 2023-08-31 at 19.53.41
sosok Pemimpin yang begitu beradab

Trenggalek, indonesiatodays.net – Sebuah pesta sakral merayakan hari jadi yang ke-829 telah menghiasi Kabupaten Trenggalek dengan gemerlap tradisi. Dalam perayaan yang penuh makna ini, prosesi kirab pusaka menjadi momen pembuka yang menggetarkan, menghantar 7 pusaka berharga melintasi jalan-jalan desa hingga tiba di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Kamis (31/08/2023)

Tak kurang dari dua tombak Koro Welang, sebuah Tunggul Songsong Nogo yang mempesona, serta panji Kabupaten Trenggalek, bersanding dengan 2 pusaka istimewa dari Keraton Ngayogyakarta, menghiasi barisan pusaka yang dikirab dengan khidmat. Keajaiban terpancar dari mata warga yang antusias, khususnya saat Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dengan tulus membagikan bibit tanaman kepada masyarakat yang memadati pinggir jalan.

7 Pusaka saat memasuki area Pendapa Trenggalek dengan di iringi tarian yang memukau. foto : lendra indonesiatodays.net

Tema yang diusung, “Ngayomo, Ngayemi, Ngayani,” bukan sekadar slogan kosong. Dalam tindakan simbolis pembagian bibit ini, tersembunyi pengertian mendalam yang diuraikan oleh Bupati sendiri. “Bibit tanaman sekiranya merepresentasikan pengayoman-pengayoman dan juga kemakmuran,” ungkap Bupati dengan penuh semangat. Dalam satu momen, Kabupaten Trenggalek berusaha merangkai ekologi dan ekonomi melalui satu tindakan mulia.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin beserta putrinya. foto : lendra indonesiatodays.net

Masyarakat, yang melihat tindakan ini sebagai langkah bijak untuk menjaga lingkungan dan meraih berkah ekonomi, pun terlihat begitu bersemangat. “Hari ini saya bahagia sekali,” kata seorang warga dengan senyuman tulus. “Semoga bibit yang kita bagikan nanti ditanam kemudian panen,” harapannya berdentang dalam doa.

Masyarakat Trenggalek tampak antusias, foto : lendra indonesiatodays.net 

Namun, tak hanya pembagian bibit yang memikat perhatian. Prosesi jamasan pusaka, yang semula hanyalah catatan sejarah, kini menjadi sorotan. Prasasti bersejarah yang kembali ke pangkuan Trenggalek mengesankan kepentingan nilai-nilai warisan budaya dan sejarah dalam perayaan ini. “Ini menjadi satu hal yang sangat penting,” ujar Bupati dengan tegas.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat membagikan air sakral pada masyarakat. foto lendra, indonesiatodays.net

Tak hanya kehadiran pusaka bersejarah, malam puncak perayaan juga akan memberikan penghargaan kepada kepala desa yang memiliki inovasi luar biasa dalam program Adipura Desa. Dengan hadiah berupa transfer fiskal, kepala desa berinovasi diharapkan dapat mendorong perkembangan masyarakat di desa mereka.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang begitu beradab. foto : lendra indonesiatodays.net

Perayaan hari jadi ke-829 Kabupaten Trenggalek telah memancarkan semangat baru, di mana bibit harapan dan kejayaan ditanam bersama. Dari kirab pusaka hingga pembagian bibit yang menginspirasi, dan dari nilai-nilai sejarah hingga inovasi masa depan, Trenggalek merayakan bukan hanya usia yang matang, tetapi juga potensi yang tak terbatas.

Potret momen hari jadi Trenggalek ke – 829 Tahun :

Penulis: LendraEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *