TRENGGALEK, Indonesiatodaya.net – Komisi pemilihan umum KPU kabupaten Trenggalek resmi melantik 70 Putra-putri terbaik Trenggalek sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada serentak 2024, untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Timur serta Bupati dan wakil Bupati Trenggalek.
Menariknya, pelantikan kali ini didominasi oleh wajah-wajah baru dari 70 anggota 34 diantaranya adalah pendatang baru.
“Komposisi baru ini, diharapkan mampu membawa semangat dan energi baru untuk memastikan setiap tahapan yang dilakukan dengan integritas,” ungkap Gembong Derita Hadi, Ketua KPU Trenggalek, Kamis 16/5/2024 sore.
Gembong Derita Hadi, menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari persiapan untuk Pilkada serentak 2024, yang mencakup pemilihan Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek.
“Kami telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rekrutmen PPK kali ini, termasuk penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi. Dengan CAT, hasil tes bisa langsung diketahui, memastikan transparansi dan akurasi,” kata Gembong.
Gembong juga menambahkan bahwa tugas pertama bagi PPK yang baru dilantik adalah menangani administrasi bakal calon bupati dan wakil bupati perseorangan atau independen.
“Karena sudah ada bakal calon perseorangan yang mendaftar, kami akan melakukan verifikasi administrasi terlebih dahulu. Jika lolos, akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual, dimana semua syarat dukungan harus diverifikasi tanpa sampling,” jelasnya.
Lebih lanjut Gembong menyampaikan, pelantikan ini mencakup 70 anggota PPK, yang tersebar di seluruh kecamatan di Trenggalek dan tiap kecamatan diwakili oleh lima orang.
“Kami memilih anggota yang siap bekerja, bukan hanya mencari honor. Mindset ini penting agar mereka bekerja dengan dedikasi tinggi dan tidak semata-mata untuk mendapatkan upah,” tegas Gembong.
Dengan dilantiknya 70 anggota PPK yang baru, diharapkan Pilkada 2024 di Trenggalek dapat berjalan dengan lebih baik, lancar, dan sesuai dengan harapan masyarakat.
“Sukses Pilkada 2024 adalah kesuksesan kita bersama, masyarakat selaku pemilih, penyelenggara dan peserta pilkada,” pungkasnya.
Redaksi: Indonesiatodays












