TRENGGALEK,Indonesiatodays – Kepangurusan baru DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek secara resmi telah dilantik oleh pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Iman Sukri . Struktur kepengurusan baru ini diperkuat oleh sejumlah tokoh -tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) dan pimpinan pondok pesantren yang ada di Trenggalek.
Strategi ini menjadi bagian dari langkah besar PKB untuk kembali merebut kemenangan di Pemilu 2029 mendatang.
Pelantikan yang berlangsung di kantor DPC PKB Trenggalek diwarnai suasana yang penuh khidmat oleh para pengurus, kader dan simpatisan PKB dari berbagai kecamatan yang ada di kabupaten Trenggalek.
Terlihat dari pantauan Wartawan Indonesiatodays, sejumlah tokoh NU yang sebelumnya belum bergabung, kini mulai merapat ke barisan PKB.

Sukarodin, politisi Kawakan PKB sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, kini menjabat Ketua DPC PKB Trenggalek. Sementara itu, posisi Ketua Dewan Syuro dipercayakan kepada KH Nur Hasyim, dengan Samsul Anam sebagai Sekretaris Dewan Syuro. Robbi Danang Eko Saputro mengisi posisi Sekretaris DPC, dan Murkam menjabat sebagai Bendahara.
Selain itu juga ada sebagian dari kalangan milenial PKB yang menduduki jabatan kepengurusan.
“Kami menerima amanah dari DPP untuk memastikan PKB kembali menang di Trenggalek pada Pemilu 2029,” ujar Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin 8/6/2025.
Untuk strategi pemenangan, Sukarodin memastikan ada cara yang akan dijalankan. yakni merawat dan mengambil. Artinya, pihaknya akan merawat basis yang sudah ada dan merekrut anggota baru.
“Mengambil artinya, mengambil kembali kader PKB yang sempat berpindah ke partai lain untuk kembali, serta menarik pemilih baru,” terang Sukarodin.
Sukarodin optimistis, dengan solidnya konsolidasi para tokoh NU dan pesantren, target tersebut bukan sekadar angan-angan. Ia menyebutkan, saat ini sudah banyak figur berpengaruh di Trenggalek yang bergabung dan siap memperkuat mesin politik PKB.
Dipihak lain, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Iman Sukri, juga memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa Trenggalek selama ini dikenal sebagai kandang PKB karena memiliki basis NU yang kuat dan hubungan emosional yang erat dengan partai.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Sukarodin, PKB Trenggalek bisa merebut kemenangan. Konsolidasinya juga mudah karena chemistry dengan NU di sini sangat baik,” ungkap Iman Sukri.
Iman menambahkan, selain penguatan struktur hingga tingkat anak ranting, PKB Trenggalek juga tengah mempersiapkan langkah menghadapi Pilkada mendatang. Menurutnya, peluang mengusung kader PKB sebagai calon bupati terbuka lebar, meski masih menunggu hasil simulasi politik dan penjaringan nama-nama calon.
“Legislatif kita sudah kuat, tinggal eksekutif. Insyaallah 2029, Bupati Trenggalek dari PKB. Itu mimpi sekaligus target yang harus kita wujudkan,” tegas Iman Sukri.
Pelantikan pengurus baru ini sekaligus menjadi titik awal langkah PKB Trenggalek untuk menyusun kekuatan menuju kontestasi politik lima tahun ke depan. Dengan barisan solid dan dukungan tokoh pesantren, PKB optimistis bisa kembali menjadi partai pemenang di Bumi Menak Sopal.
“Target kita jelas, PKB harus lebih bagus lagi. Kalau di 2024 kemarin kita runner up, 2029 harus kembali jadi juara,” pungkas Iman Sukri.(mj)












