TRENGGALEK, Indonesiatodays.net – Seiring dikukuhkannya PBSI Trenggalek periode 2024-2028 oleh sekretaris pengprov PBSI Jawa Timur Hendro Puspito, Pengkab Trenggalek langsung tancap gas gelar, Kejuaraan Bulu Tangkis Kabupaten Trenggalek (Kejurkab).
Kejurkab tersebut, siap menjadi ajang unjuk gigi para talenta muda trenggalek dalam mendukung percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.
“Salah satu sub kegiatan di sini adalah kegiatan keolahragaan, salah satunya bulu tangkis, dimana masih menjadi salah satu olahraga paling populer bagi masyarakat Trenggalek,” kata Rahmanu Arik Bahtiar ketua PBSI Trenggalek, Jum’at 19/7/2024
Hadirnya Kejuaraan Bulu Tangkis Kejurkab, Ia sebut menjadi salah satu aktivitas yang melibatkan masyarakat umum dalam rangkaian kegiatan mengolah ragakan masyarakat.
“Pembinaan olahraga yang berkelanjutan menjadi tolok ukur ketercapaian prestasi suatu bangsa,” kata Arik
“Dengan pertandingan olahraga yang diselenggarakan dapat membantu mencapai tujuan untuk menyiapkan talenta-talenta muda agar potensi prestasi serta industri olahraga terus berkembang hingga ke pelosok,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kejuaraan bulu tangkis yang digelar oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Trenggalek turut menjadi langkah pembinaan untuk mengasah bakat dan keterampilan para peserta agar dapat meraih prestasi di level yang lebih tinggi di masa depan.
“Dalam rangka pembinaan kepada bibit-bibit prestasi di bulu tangkis, kami menyelenggarakan kompetisi di Kejurkab ini mulai tanggal 17-20 Juli yang dikuti 313 atlet dari 16 klub di Gedung Olahraga (GOR) Gajah Putih Trenggalek ,” tuturnya

Arik menambahkan, terdapat dua kategori pertandingan, yaitu putra dan putri dari usia dini sampai taruna yang terbagi tunggal dan ganda. Untuk kategorinya mempertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
“Sementara, Kejurkab ini untuk mencari talenta pebulu tangkis yang nantinya akan mewakili Trenggalek dalam kejuaraan provinsi (Kejurprov),” jelasnya
Kejurkab nantinya akan mendapatkan penghargaan berupa sertifikat dan uang pembinaan, hingga satu piala untuk juara umum.
“Kami berharap Kejurkab bisa terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya, sehingga bisa menjadi kalender tetap dari PBSI Trenggalek setelah sekian lama terkendala fasilitas tempat,” jelasnya.
Namun seiring GOR Gajah Putih bisa menjadi satu-satunya tempat untuk bulu tangkis sekalipun masih ada kendala seperti angin, karpet serta penerangan untuk malam hari Kejurkab bisa terlaksana.
“Seluruh pengurus PBSI Trenggalek memiliki komitmen untuk membantu pembinaan dan peningkatan prestasi atlet melalui jalur mereka,” ujarnya.
Editor : Tim Indonesiatodays












