TRENGGALEK –indonesiatodays.net Fi stalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD dr. Soedomo Trenggalek kini resmi beroperasi dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai. Peresmian tersebut menjadi penanda selesainya program peningkatan fasilitas yang digagas melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), dan Baitulmaal Muamalat (BMM).
Kegiatan peresmian yang berlangsung pada Kamis pekan lalu. Peresmian itu dihadiri sejumlah pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program, mulai dari unsur pemerintah daerah, perwakilan perusahaan, lembaga sosial, hingga manajemen rumah sakit.
Program ini difokuskan pada pembenahan area IGD sebagai unit layanan paling krusial dalam penanganan kondisi darurat. Dengan peningkatan tersebut, proses layanan medis diharapkan berjalan lebih cepat dan tertata, sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan tenaga kesehatan.
Perwakilan PT SMI menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung sektor kesehatan melalui program tanggung jawab sosial. Fokus diarahkan pada fasilitas yang memiliki dampak langsung terhadap keselamatan masyarakat.
“IGD merupakan titik layanan paling vital di rumah sakit. Karena itu, peningkatan fasilitas di area ini diharapkan mampu mendukung proses penanganan pasien secara lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai pihak yang turut mengawal pelaksanaan program menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara sistematis. Mulai dari identifikasi kebutuhan lapangan, penyusunan perencanaan teknis, hingga pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
Perwakilan BMM menjelaskan, seluruh tahapan pekerjaan telah diselesaikan sesuai standar yang ditetapkan. Peningkatan mencakup perbaikan struktur bangunan, instalasi utilitas, hingga tahap penyelesaian akhir yang menunjang fungsi pelayanan.
“Seluruh pekerjaan telah rampung dan siap dimanfaatkan. Kami memastikan setiap tahap berjalan sesuai perencanaan agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi rumah sakit dan masyarakat,” jelasnya.
Program peningkatan fasilitas IGD ini sendiri telah dilaksanakan dalam kurun waktu beberapa bulan hingga akhirnya dinyatakan selesai dan diserahterimakan kepada pihak RSUD dr. Soedomo.
Pihak manajemen rumah sakit menyambut baik dukungan tersebut. Dengan kondisi fasilitas yang lebih representatif, pelayanan kegawatdaruratan kini diharapkan semakin responsif dalam menangani pasien dengan berbagai kondisi kritis.
Selain mempercepat alur layanan, peningkatan fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan standar mutu pelayanan rumah sakit secara keseluruhan, sekaligus memperkuat posisi RSUD dr. Soedomo sebagai rujukan utama di wilayah Trenggalek.
Peresmian ditutup dengan prosesi simbolis sebagai tanda dimulainya pemanfaatan fasilitas secara resmi. Momentum ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah melalui kolaborasi berbagai pihak.












