Berita  

Dari Infratuktur Hinggah Ekonomi ,Aspirasi Warga Gandusari Mengalir Saat Reses DPRD Trenggalek.

Indonesiatodays.net.

Sebagai bentuk pendekatan dan  penyampaian aspirasi konstituen, Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek Dapil III, Sugianto (Antok) dari Fraksi PDI Perjuangan, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 3 Februari 2026, tersebut bertempat di kediaman Bapak Dwi Gunawan, Dusun Gumelar RT 56 RW 17, Desa Gandusari.

 

Forum yang dihadiri sekitar 40 orang undangan ini diisi oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala dusun, perwakilan kepemudaan se-Kecamatan Gandusari, hingga tiga orang tokoh perempuan. Reses menjadi murah penting bagi anggota dewan untuk menyapa dan mendengar secara langsung keluhan serta kebutuhan warga di daerah pemilihannya.

 

Dalam paparannya, Sugianto menekankan bahwa Reses merupakan jembatan informasi yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah daerah, sekaligus forum dialog partisipatif untuk mendengarkan berbagai isu, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga persoalan sosial.

 

“Ini adalah ruang duduk bersama, berdialog langsung dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan warga untuk menampung aspirasi yang akan diperjuangkan masuk dalam dokumen anggaran daerah,” ujarnya.

 

Beberapa isu utama yang mengemuka dari masyarakat antara lain kebutuhan perbaikan irigasi dan jalan lingkungan, bantuan untuk sektor pertanian, serta kegiatan pemberdayaan perempuan seperti pelatihan pembuatan reyek dan kue. Pada kesempatan ini juga dilakukan sosialisasi mengenai BKK Desa untuk usulan infrastruktur skala lingkungan.

 

Soroti Masalah KIS yang Dinonaktifkan

Salah satu perhatian khusus yang disampaikan anggota dewan terkait dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sugianto menyoroti masih banyaknya KIS di wilayahnya yang ternyata dinonaktifkan tanpa sepengetahuan pemegang kartu.

 

“Perlu kesadaran dari masyarakat untuk mengecek secara berkala status kepesertaan dan keaktifan KIS mereka. Jangan sampai ketika butuh, kartunya tidak bisa digunakan,” pesannya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara anggota dewan dengan pemerintah desa untuk membawa aspirasi warga ke tingkat yang lebih tinggi. Reses, lanjutnya,

 

diharapkan tidak hanya sebagai formalitas, tetapi juga sarana membangun hubungan emosional yang kuat antara wakil rakyat dan yang diwakili.

 

Aspirasi Diharapkan Jadi Program Prioritas

Meski menampung banyak harapan, Sugianto mengingatkan bahwa kapasitas fiskal daerah terbatas. Tidak semua usulan masyarakat dapat diakomodir sekaligus.

 

“Harapan ke depan, aspirasi yang kita panen hari ini dapat diubah menjadi program prioritas pembangunan. Laporan hasil reses ini akan kami olah untuk menyoroti kebutuhan mendesak, seperti nasib petani dan perbaikan infrastruktur lingkungan,” tegasnya.

 

Ia mengakhiri kegiatan dengan mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh masyarakat Gandusari, berharap komunikasi dan silaturahmi ini dapat terus berlanjut untuk kesejahteraan bersama.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *