TRENGGALEK – Dam Ngasem Karangrejo yang berlokasi di RT12/04 Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek mengalami kerusakan parah namun hingga kini belum mendapat perhatian serius dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Timur.
Kondisi dam yang rusak ini telah menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat, terutama terkait dengan fungsi dam sebagai pengendali air dan irigasi pertanian di kawasan tersebut.
Kondisi Kerusakan
Sesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan
Kerusakan dam meliputi:
– Struktur utama dam yang mengalami retak dan erosi
– Sedimentasi yang mengurangi kapasitas tampung air
– Kerusakan pada saluran irigasi

Dampak bagi Masyarakat
Kerusakan Dam Karangrejo berdampak langsung terhadap:
– Sistem irigasi pertanian di wilayah hilir
– Potensi banjir saat musim hujan akibat tidak optimalnya fungsi pengendalian air
– Kerugian ekonomi petani akibat gangguan irigasi
Respons Masyarakat
Saat media Indonesiatodys mengunjungi lokasi dam Karangrejo, Tukimin warga sekitar dam kepada Indonesiatodays menyatakan, apakah pihak Pemerintah desa telah mengajukan permohonan perbaikan kepada instansi terkait, sudah apa belum kami sebagai warga tidak paham
“Jika Pemdes Karangrejo telah mengajukan permohonan kami mohon segera ada respons konkret dari pihak BBWS,” ungkapnya.
Lebih lanjut Tukimin warga setempat juga mengungkapkan keprihatinan atas lambatnya penanganan masalah ini, mengingat dam tersebut merupakan infrastruktur vital bagi kehidupan masyarakat.

(foto pasca banjir)
Tanggung Jawab BBWS
Sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai, BBWS Provinsi Jawa Timur seharusnya segera merespons kondisi kerusakan Dam Karangrejo ini.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur pengairan seperti dam menjadi tanggung jawab BBWS sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Urgensi Perbaikan
Mengingat memasuki musim hujan, perbaikan Dam Karangrejo menjadi semakin urgent. Tanpa penanganan segera, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan berdampak lebih luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga diharapkan dapat berkoordinasi dengan BBWS Provinsi untuk mempercepat proses perbaikan dam tersebut.
Masyarakat Desa Karangrejo berharap pihak BBWS Provinsi Jawa Timur segera turun tangan mengatasi permasalahan ini. Penundaan perbaikan hanya akan memperburuk kondisi dan merugikan masyarakat luas. (ji/red)












