TRENGGALEK, Indonesiatodays.net – KPU Kabupaten Trenggalek kembali melanjutkan Rapat Evaluasi Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dalam pelaksanaan Coklit pada Pilkada Serentak Tahun 2024.
Anggota KPU Trenggalek sekaligus Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Mahbubil Umam dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini progres pencocokan dan penelitian data pemilih oleh Pantarlih di 14 Kecamatan se-Trenggalek telah mencapai 100 persen per tanggal 17 juli 2024.
Mahmubil mengatakan, agenda ini sebagai bentuk rapat kerja dalam evaluasi coklit untuk mengetahui kendala yang dihadapi Pantarlih dalam pelaksanaan Coklit di lapangan se-Trenggalek. Dan yang tidak kalah pentingnya hasil dari e- Coklit sebagai dasar untuk pemutakhiran data pemilih Pilkada 2024.
“Semoga hasil capaian 100 persen ini benar-benar sudah sesuai kondisi riil di lapangan,” harap Mahbubil disela Rapat Kerja evaluasi Coklit, Rabu 17/7/2024 di salah satu Rumah Makan di Trenggalek.
Rapat Evaluasi ini, juga menghadirkan narasumber Kepala Dukcapil Kabupaten Trenggalek dengan materi data kependudukan untuk pemutakhiran data pemilih, menyikapi lokasi khusus rutan/lapas juga ada Narasumber dari Lapas kelas 2 Trenggalek. Sedang untuk menyikapi pemilih disabilitas juga ada narsum dari Dinas Sosial.
“Kegiatan pelaksanaan Coklit ini merupakan kegiatan terpenting dalam proses pemutakhiran data pemilih yang sementara berjalan sudah memasuki Minggu ke-3 dan dari teman-teman Pantarlih sudah melakukannya sesuai aturan. Tadi sudah disampaikan, daftar inventaris masalah, paling tidak untuk membuktikan teman-teman Pantarlih ini bisa bekerja sesuai dengan aturan,” ujarnya.
Lebih lanjut Mahbubil menyampaikan, Permasalahan yang terjadi dalam Coklit di lapangan masih ditemukanya orang yang hidup tetapi memiliki akta Kematian, Nik tidak cocok dengan Nkk, ada Nkk angka belakangnya nol semua dan ada warga yang masih hidup tetapi tidak memiliki identitas sebagai WNI.
“Terkait soal permasalahan yang ada di lapangan utamanya bersentuhan dengan dukcapil kita tetap akan terus komunikasikan agar tidak menjadi permasalahan,” tandasnya
Editor : Indonesiatodays












