TRENGGALEK – Dengan kehadiran fakultas Teknik UGM ke-trenggalek dalam misi akademi teknik geologi memunculkan dukungan Ekspertis untuk Pembangunan berkelanjutan dari pihak UGM yang bisa menjadikan harapan baru bagi Kabupaten Trenggalek.
Pertemuan dirasakan membuka peluang kolaborasi baru antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek dengan UGM dalam mengembangkan ekonomi regeneratif.
Para guru besar FT UGM menawarkan berbagai penelitian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Orang pintar itu tidak banyak, dan UGM adalah salah satu tempat berkumpulnya ekspertis yang sangat dihormati. Saya meminta bantuan mereka untuk memakmurkan masyarakat Trenggalek melalui cara-cara yang berkelanjutan,” jelas Mas Ipin.
Pesan Tegas untuk Spekulan
Dengan terungkapnya fakta ini, Bupati Trenggalek memberikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang selama ini menyebarkan spekulasi tidak berdasar.
“Mari kita fokus pada pembangunan yang nyata dan berkelanjutan, bukan pada isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” tegas Mas Ipin
Trenggalek: Model Pembangunan Masa Depan
Sikap konsisten Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam menolak industri ekstraktif dan memilih ekonomi regeneratif semakin mendapat penguatan dari dukungan institusi pendidikan terkemuka. Hal ini membuktikan bahwa komitmen Trenggalek bukan sekadar wacana politik, melainkan visi yang didukung secara ilmiah dan akademis.
“Keputusan kami untuk mengutamakan ekonomi regeneratif adalah hasil kesepakatan bersama melalui Forum Konsultasi Publik dan RTRW yang baru. Ini bukan keputusan sepihak, tetapi kehendak rakyat Trenggalek,” jelas Mas Ipin.
Dengan dukungan UGM dan komitmen yang kuat, Trenggalek siap menjadi model bagi daerah bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring, tanpa harus mengorbankan masa depan generasi mendatang.(ji/red)












