Trenggalek indonesiatodays.net.
Masih seputar semangat menjaga kelestarian alam dan kelestarian lingkungan, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menenggelamkan rumah ikan di Pantai Joketro, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek. Selain rumah ikan juga dilakukan tebar benih ikan Kerapu Macan sebagai upaya restocking ikan di sekitar lokasi.
Rumah ikan dan benih ikan sendiri merupakan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, yang tujuannya menciptakan spawning area dimana tempat ikan bermain dan memijah untuk berkembang biak. Kemudian menjadi tempat berlindung ikan dan juga bermain ikan.
Adiani Mariasari, perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, membenarkan hal ini. Dalam kegiatan penenggalaman ini, perempuan itu mengatakan, “kita ada program pemulihan sumberdaya ikan. Satunya adalah penenggalaman rumah ikan untuk tempat sebagai spawning area. Kemudian tempat perlindungan ikan, tempat kumpul ikan,” katanya, Selasa (11/11).
Masih menurut perempuan ini, “sumberdaya yang awalnya sudah terkikis sama kerusakan alam dan lain-lainnya itu harapannya bisa pulih kembali. Disamping itu setelah rumah ikan ini, kita akan tebar underwater restocking yaitu benih ikan Kerapu Macan. Untuk rumah ikan ini sejumlah 32 modul sedangkan benihnya sekitar 9.800 ekor,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang ikut dalam penengelaman rumah ikan ini menambahkan “tentu saya terima kasih Dinas Perikanan Provinsi. Dalam hal ini memberikan modul seperti ini. Dan senengnya masyarakat menjadi sadar bahwa ternyata alam itu tidak cuma untuk dieksploitasi, tapi harus juga kita jaga keberlangsungannya,” ucapnya.
Makanya tadi saya mendengar kemarin juga sudah dilakukan edukasi bahwa area yang ditanami rumah ikan ini bukan area penangkapan. Karena ini area restocking, pemulihan ekosistem. Sehingga kalau melakukan aktivitas fishing atau dan lain sebagainya itu harus di radius 200 meter dari pusat penenggelaman.
Kemudian saya membayangkan bisa menjadi portofolio alami. Mungkin imbangan ekonominya bisa dengan ekoturism. Kalau snorkling bisa dilakukan mungkin juga kapal dengan fiberglass di dibawahnya juga bisa digunakan. Makanya pilihan-pilihan ekonomi yang berkelanjutan ini yang akan kita galakkan. Terima kasih Pemerintah Provinsi mendukung itu juga, sekali lagi kami ucapkan terima kasih.
Dalam kesempatan itu Bupati Trenggalek juga berpesan kepada masyarakatnya, kalau “kita baik dengan alam maka alam akan baik dengan kita. Tidak harus dieksploitasi tetapi kita dalam tanda kutip bisa melakukan monetisasi. Atau melakukan pemanfaatan tanpa harus merusak,” tutup Mas Ipin. (Tgx.har












