Indonesiatodays.
net Mewakili Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang masih berada di Tanah Suci Mekah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Trenggalek, dr. Saeroni menjalankan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Al Istiqomah Dusun Bangunsari, Desa Pule, Kecamatan Pule. Bersama dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek, kegiatan Safari Ramadhan diawali dengan kegiatan layanan kepada masyarakat.
Beberapa layanan dihadirkan untuk memepermudah dan mendekatkan layanan dengan masyarakat. Terlihat antusias warga utamanya dalam mengakses layanan administrasi kependudukan.
Kemudian juga ada beberapa layanan lainnya, seperti BPJS Kesehatan, layanan sosial Dinas Sosial PPPA, layanan kesehatan, kesehatan hewan, Samsat Keliling dan masih banyak yang lainnya.
Dalam kegiatan safarinya, Saeroni menjelaskan kegiatan Safari Ramadhan pada tahun 2026 ini dilaksanakan pada siang hari berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena kegiatan ini dibarengi dengan kegiatan pelayanan masyakat Meningdeh (Makaryo Ning Desa Hebat). Sedangkan keberadaan Safari Ramadhan sendiri ditujukan untuk mempererat tali sliaturahmi ulama, umaro dan juga masyarakat.
Dalam kegiatan ini, Asisten yang juga menjadi Plt. Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek itu juga menyinggung terkait dengan penonaktifan peserta BPJS penerima bantuan iuran oleh pemerintah pusat. “Ada kurang lebih 12 ribu peserta BPJS yang dinonaktifkan, namun untuk penyakit kronis seperti gagal ginjal jangan takut, khususnya untuk masyarakat yang berada di desil 1 hingga 5 masih bisa mendapatkan pelayanan,” kata Saeroni di Serambi Masjid Al Istiqomah, Rabu (4/3/2026).
Pria yang juga berprofesi dokter ini juga menyinggung mengenai beberapa program strategis pemerintah pusat, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan juga Sekolah Rakyat. Untuk MBG Saeroni menjelaskan ada kanal pengaduan untuk menampung keluhan masyarakat terhadap keluhan MBG, baik itu terkait menu yang disajikan, terus temuan makanan basi atau yang lainnya.
Dengan kanal pengaduan ini harapannya pelaksanaan MBG semakin baik lagi karena memang tujuan dari program strategis Presiden Prabowo ini adalah untuk memperbaiki gizi generasi penerus bangsa.
Kemudian untuk KDMP, keberadaannya ditujukan untuk bisa menampung hasil hasil pertanian maupun komoditas yang dihasilkan oleh masyarakat yang kemudian bisa di distribusikan untuk MBG salah satunya. Sedangkan untuk Sekolah Rakyat sendiri, masyarakat yang kurang mampu bisa diusulkan untuk bisa bersekolah di Sekolah Rakyat ini.
Saat ini untuk Sekolah Rakyat di Trenggalek masih dalam proses pembangunan. Sementara untuk pelaksanaan Sekolah Rakyat di Trenggalek dilaksanakan di Kantor Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Trenggalek.












