Program Makan Bergizi Gratis Munjungan: Investasi Generasi Sehat dengan Sentuhan Lokal

TRENGGALEK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Munjungan, Trenggalek, kini hadir dengan komitmen ganda yang menginspirasi. Tidak hanya menyajikan nutrisi berkualitas tinggi sesuai standar kesehatan, program ini juga memastikan setiap hidangan memenuhi kriteria halal yang menjadi kebutuhan fundamental masyarakat.

Lebih dari Sekadar Makanan

Ahmad Riadi, pengelola program MBG Munjungan, menegaskan bahwa inisiatif ini melampaui orientasi ekonomi semata.

“Kami memandang program ini sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” ungkap Riadi dengan antusias.

Lanjut Riadi menyampaikan, Filosofi di balik program ini sederhana namun mendalam: ketika anak-anak mendapat asupan gizi yang tepat sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih produktif dan berkualitas.

“Hal ini sejalan dengan penelitian yang menunjukkan bahwa 1.000 hari pertama kehidupan menentukan kualitas hidup seseorang hingga dewasa,” jelasnya

Dampak Ekonomi Berkelanjutan                       Yang membuat program MBG Munjungan unik adalah pendekatan holistiknya terhadap pembangunan komunitas.

Selain memberikan nutrisi gratis kepada penerima manfaat, program ini juga menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang sehat.

“Kami melibatkan petani, nelayan, peternak lokal sebagai pemasok bahan baku, ibu-ibu rumah tangga sebagai tim masak, dan pemuda setempat dalam distribusi,” jelas Riadi.

Strategi ini tidak hanya mengurangi tingkat pengangguran, tetapi juga memastikan uang berputar di dalam komunitas.

Standar Gizi dan Kehalalan Setiap menu yang disajikan telah melalui kalkulasi gizi yang ketat, memastikan kebutuhan protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral terpenuhi.

Tim ahli gizi bekerja sama dengan ulama setempat untuk memastikan setiap bahan dan proses memasak sesuai dengan syariat Islam.

Edukasi untuk Masyarakat Program MBG Munjungan juga menjadi model pembelajaran bagi daerah lain tentang bagaimana mengoptimalkan program pemerintah.

“Kunci suksesnya terletak pada tiga pilar: kualitas nutrisi yang tidak dikompromikan, nilai spiritual yang dijaga, dan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat”, terangnya

Inisiatif seperti ini membuktikan bahwa program sosial yang dirancang dengan pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat dapat menciptakan multiplier effect yang luar biasa, tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang. (ji/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *