Trenggalek, indonesiatodays.net – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk mencapai target nol kemiskinan ekstrem di tahun 2024, Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek terus berinovasi dan bersinergi dengan pemerintah setempat. Hal ini diungkapkan oleh Cusi Kurniawati, Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, yang menjelaskan langkah konkret yang telah diambil oleh pihaknya.
Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Bimtek (Bimbingan Teknis) pengasapan ikan bagi 32 warga miskin ekstrem di Kecamatan Watulimo. Acara tersebut berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat (MPM), Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo.
Menurut Cusi Kurniawati, Bimtek ini melibatkan penyampaian pengetahuan tentang ikan dan teknis pengasapan ikan, pelatihan praktik langsung dalam mengasap ikan, serta bantuan sarana dan prasarana pengasapan ikan. Perlengkapan yang diberikan meliputi tungku pengasapan ikan, pisau, talenan, kipas angin, dan bahan baku ikan. Dua nara sumber, yaitu Susanti dan Wusmiati, turut memberikan wawasan yang berharga kepada peserta.
“Cusi menyatakan rasa bangganya melihat semangat para peserta, warga miskin ekstrem, yang berkeinginan meningkatkan pendapatan mereka dengan produksi dan penjualan ikan asap. Khususnya di Kecamatan Watulimo, yang merupakan destinasi wisata pesisir, ikan asap dapat menjadi alternatif oleh-oleh khas Prigi yang diminati oleh wisatawan. Usaha ini tidak hanya menjanjikan keuntungan lumayan dengan modal minim, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal,” ujarnya.
Cusi menambahkan harapannya agar masyarakat miskin ekstrem dapat meningkatkan pendapatan mereka melalui pelatihan ini dan secara bertahap keluar dari kondisi kemiskinan ekstrem. “Kami akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan usaha ini beberapa bulan mendatang,” tutupnya.
Dengan adanya inisiatif seperti Bimtek pengasapan ikan, Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek memberikan kontribusi konkret dalam membuka peluang ekonomi bagi warga miskin ekstrem, sambil turut melestarikan kearifan lokal dalam pengolahan ikan.












