Trenggalek, indonesiatodays.net – Di bawah kepemimpinan yang tangguh AKBP Alith Alarino, S.I.K., Kepolisian Resor Trenggalek sekali lagi menerima pengakuan, kali ini dari Unit Induk Distribusi Jawa Timur milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Manajer PLN UP3 Ponorogo, Deny Setyawan, kepada AKBP Alith Alarino di aula Suromenggolo PLN UP3 Ponorogo. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama dari Polres Trenggalek dan PLN UP3 Ponorogo.
Dalam sambutannya, Deny Setyawan mengungkapkan bahwa penghargaan ini diberikan secara khusus kepada Kapolres Trenggalek atas dukungan dan kerjasamanya dalam menjaga pasokan listrik selama perayaan lebaran tahun 2023, tanpa adanya gangguan teknis ataupun kendala yang disebabkan oleh balon udara.
“Atas nama PLN UP3 Ponorogo dan GM Induk PLN Jawa Timur, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas upaya menjaga pasokan listrik di wilayah kerja UP3 Ponorogo. Sampai saat ini, tidak ada gangguan atau kendala selama perayaan Idul Fitri 2023. Bahkan, jumlah balon udara yang menjadi tradisi saat lebaran sangat menurun drastis,” ungkapnya.
Sementara itu, AKBP Alith dalam sambutannya menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi dan sinergi yang kuat antara kepolisian dan PLN. Lebih dari itu, semua ini adalah hasil dari kerja keras seluruh personel Polres Trenggalek bersama PLN.
“Selain operasi dan penegakan hukum yang dilakukan bersama, kami juga melibatkan anggota, termasuk Bhabinkamtibmas, dalam melakukan upaya pencegahan dengan menyosialisasikan bahaya dari penerbangan balon udara hingga ke pelosok desa,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan yang bersifat preventif dan humanis ini sangat efektif dalam mengurangi risiko dan menekan masyarakat yang ingin menerbangkan balon udara, terutama dampaknya terhadap pasokan listrik di Kabupaten Trenggalek. Upaya ini tentunya dapat diadopsi oleh kabupaten lain untuk mencapai hal yang sama.
Pihaknya berharap sinergi dan kerjasama antara Polres Trenggalek dan PLN dapat semakin kuat di masa depan, sehingga kendala dan hambatan terkait dengan pengamanan pasokan listrik dapat diatasi dengan baik.
Sebagai informasi, selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H hingga lebaran ketupat atau kupatan, Polres Trenggalek telah melaksanakan operasi pencegahan untuk mengurangi penerbangan balon udara yang berpotensi menyebabkan kebakaran atau kerusakan pada instalasi listrik di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.
Dalam operasi tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan puluhan balon udara dengan berbagai ukuran. Balon udara terbesar yang diamankan memiliki panjang hingga 1,5 meter hingga 2 meter. Sementara itu, balon udara dengan ukuran sedang memiliki panjang 1 meter, dan yang berukuran kecil memiliki diameter 50 cm.
Keberhasilan ini menjadi bukti dari komitmen Polres Trenggalek dan PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik serta keselamatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Melalui upaya pencegahan dan sosialisasi yang intensif, mereka berhasil menekan jumlah penerbangan balon udara dan mengurangi risiko gangguan listrik yang dapat terjadi akibatnya.












